Kangkung Hidroponik skala hobi
Tanaman Kangkung ( Ipomoea aquatica Forsk ) merupakan tanaman air, namun juga bisa di tanam dengan tanah kering halaman rumah atau juga secara hidroponik. Tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang dapat di konsumsi. Tanaman ini sangat mudah di pasarkan dan juga banyak di jumpai di seluruh Asia dan juga banyak di jumpai di kawasan perairan lainnya.
Klasifikasi Tanaman Kangkung
Kindom : Plantae ( Tumbuhan )
Subkingdom : Tracheobionta ( Berpembuluh )
Superdivisio :Spermatophyta ( Menghasilkan biji)
Divisio : Magnoliophyta ( Berbunga )
Kelas : Magnoliapsida ( Berkeping dua / dikotil )
Sub kelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Convovulceae
Genus : Ipomea
Spesies : Ipome reptan Poir
Bagi pemula hidroponik, tumbuhan kangkung merupakan step awal buat memulai, disarankan jangan menanam jenis sayuran lain dulu hingga bisa memanen kangkung, pengalaman menanam kangkung akan menjadi loncatan berikutnya pada jenis sayuran lain.
Ada 2 cara menanam kangkung hidroponik, disesuaikan menggunakan budget dan kebutuhan :
1. Ditanam dengan konsep DFT (Deep Flow Technique) menggunakan pipa paralon, netpot dan pompa 40 watt untuk air bersirkulasi. Media tanam yang dipakai adalah Rockwool
2 . Ditanam dengan konsep System Wick , sistem yang paling sederhana dan low cost dengan memanfaatkan peralatan bekas seperti akuarium atau tray.
A. Sistem Wick dengan akuarium bekas
Bahan yg diapakai merupakan : akuarium bekas, sterofoam, netpot, aerator & media tanam rockwool
B. Sistem Wick dengan baskom netpot + kain flannel + aerator dengan media tanam Rockwool
C. Sistem Wick dengan tray berjala + baskom
Bahan yang diapakai adalah : tray berjala, baskom, aerator & media tanam Clay Pebble (Hydroton)
Diantara ke 3 cara itu, saya lebih suka dengan Sistem Wick menggunakan tray berjala + baskom dengan media Clay Pebble, tidak merepotkan, pertumbuhan bagus, mumer dan khusus nya media clay pebble bisa dipakai berulang ulang.
Tidak bikin capek karena saat proses semai sampai panen di satu tempat tanpa perlu tahapan pemindahan.
Tahapan menanam kangkung hidroponik menggunakan sistem Wick - Tray berjala dan baskom:
1. Siapkan bibit kangkung.
2. Rendam bibit kangkung ke dalam air bersih selama kurang lebih 12 jam, selesainya 12 jam kemudian akan terlihat bibit kangkung mengembang, yg merupakan bibit tadi sehat dan siap berkecambah.

Tiga. Siapkan Tray berjala, baskom & media tanam clay pebble (hydroton), cuci & bilas terlebih dahulu media clay nya, taburkan bibit kangkung yang telah direndam 12 jam ke atas permukaan clay pebble, tentunya baskom telah terisi dengan air putih bersih menggunakan dosis air 1/2 berdasarkan bagian clay paling atas.
Setelah perendaman 12 jam, terdapat beberapa bibit yang sudah berkecambah

4. Tutup dengan plastik, tujuannya supaya lembab dan bibit akan cepat sprout / berkecambah, tunggu 24 jam lalu dan buka epilog plastik, akan kelihatan beberapa bibit mulai berkecambah.
24 jam kemudian bibit akan sprout / berkecambah
5. Segera jemur pada bawah sinar matahari & pastikan tersedia air putih higienis di dalam baskom, jemur terus dari pagi hingga sore.
Pastikan air putih tersedia di pada baskom & pada jemur terus
6. Saat mulai berdaun 4, mulailah mengubah air putih yg terdapat pada pada baskom dengan air nutrisi AB Mix spesifik Daun sebesar 250ppm.
Ganti air putih menggunakan air nutrisi ppm 250
7. Kira kira berusia 1 minggu, naikin dosis nutrisi ke 650ppm - 750ppm maximal hingga panen, perlu diketahui beberapa tabel ppm spesifik kangkung maximal merupakan 1050ppm - 1400ppm, aku menganjurkan relatif maximal 750ppm khusus bagi yg nanam pada dataran rendah / panas.
Untuk range pH berkisar antara pH 5.5 - pH 6.Lima, tanaman kangkung nir terlalu sensitif terhadap pergerakan nilai pH kecuali ditanam pada skala besar .
Kangkung usia 1 minggu
8. Kangkung Hidroponik sanggup dipanen pada hari ke 17 atau ke 20 ( HSS 20-25)
9. Tambahan Aerator menjadi penambah oksigen, akan menciptakan tumbuhan kangkung semakin hijau & subur, nir menggunakan aerator pula nir terdapat kasus, buat mendapatkan hasil maximal disarankan menggunakan aerator


10. Setelah selesai panen, cuci baskom dan tray, bilas clay pebble sampai bersih dan dipakai ulang sampai seterus nya.
Beberapa cara memodifikasi tray berjala + baskom, khusus nya saat mengganti dan memonitor ketinggian air nutrisi :
Monitor ketinggian air nutrisi pada dalam baskom
Pipa diputar ke bawah buat membuang air usang
Note : semai bibit kangkung dengan media rockwool, 1 potongan kotak rockwool di isi 3 - 5 bibit, karena pertumbuhan kangkung selalu vertikal ke atas, jadi kelihatan lebih rimbun dibanding 1 potongan kotak rockwool di isi hanya 1 bibit.

Kangkung hidroponik ditanam secara skala industri, pribadi ditebar menggunakan air mengalir
Semoga berguna....
Belum ada Komentar untuk "Kangkung Hidroponik skala hobi"
Posting Komentar